JENIS-JENIS PENYAKIT MATA YANG SANGAT UMUM

0 Comments

Mata adalah salah satu organ vital yang sangat rentan akan terkena penyakit, karena mata berada di bagian luar tubuh dan juga memiliki fungsi yang sangat penting bagi segalanya. Saat seseorang terserang penyakit pada mata, pastinya akan mengganggu penglihatan misalnya pandangan menjadi buram, gelap, menyempit hingga yang terparahnya adalah kebutaan.

Jenis Penyakit Mata yang Wajib Kalian Ketahui

Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis penyakit mata yang biasanya terjadi, berikut adalah informasinya:

1.Katarak

Katarak biasanya akan menyerang pada orang-orang yang sudah lanjut usia. Walaupun katarak ini bisa dibantu oleh operasi jika penderitanya masih dibawah 55 tahun, tapi tidak untuk penderita lanjut usia karena terlalu berisiko. Katarak ini bisa disebabkan karena menurunnya protein pada pensa mata sehingga tidak bisa bekerja secara optimal. Katarak juga bisa menyebabkan pandangan menjadi terganggu. Tak hanya itu saja, katarak pun bisa terjadi apabila seseorang menderia diabetes, efek samping dari obat-obatan, merokok, paparan sinar matahari secara langsung, terlalu sering mengonsumsi alcohol dan ada juga yang terkena katarak karena genetik.

2.Glaukoma

Penyakit mata yang satu ini spesifiknya menyerang bagian saraf sehingga membuat pandangan penglihatan lebih sempit. Glaukoma juga menyebabkan peningkatan pada saraf bola mata. Tekanan tersebut meningkat karena pemicunya adalah cairan mata yang terus diproduksi namun tidak bisa dikeluarkan. Seseorang penderita glaukoma tak ada gejala terentu namun jika dibiarkan begitu saja bisa menyebabkan kebutaan permanen.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan glaukoma yaitu karena keturunan (risiko lebih besar), ras (orang asia sangat rentan), pemakaian softlense, penderita migrain, terlalu banyak mengonsumi obat steroid, penyempitan pembuluh darah.

3.Refraksi

Refraksi ini menjadi penyakit yang sangat umum menyerang orang-orang yang tak kenal usia. Penyakit ini biasanya akan menurunkan fungsi penglihatan contohnya pandangan yang buram. Refraksi ini dibagi menjadi 4 macam dan semua itu tergantung dari bentuk mata yang membuat cahaya tidak bisa jatuh dengan tepat di retina. Bentuk retina pun bermacam-macam ada yang cenderung cekung atau cembung lalu ukuran bola mata ada yang pendek dan ada juga yang panjang.

Yang pertama ada rabun jauh atau miopi, biasanya penderita ini tak bisa melihat secara jelas apabila objeknya terlalu jauh. Penderita miopi biasanya disebut dengan mata minus.

Yang kedua yaitu rabun dekat atau hipermetropi, gangguan ini menyebabkan penderitanya tidak bisa melihat objek secara dekat alias penglihatan buram apabila dari dekat.

Yang ketida ada mata silindris atau astigmatisme, gangguan ini akan menyebabkan seseorang saat melihat suatu objek akan menghasilkan bayangan di belakanganya sehingga pandangan menjadi tidak fokus.

Dan yang terakhir ada rabun tua atau presbiopi, gangguan ini biasanya akan menyerang pada orang lanjut usia dimana lensa matanya sudah tidak bisa cepat dalam menangkap objek yang dekat. Saat melihat dari jarak dekat pun malah jadi rabun. Sebenernya gangguan refraksi ini its not a big deal karena masih bisa dibantu oleh alat bantu penglihatan seperti kacamat atau softlense. Dokter pun pasti akan menyarankan kamu untuk memakai kacamata sesuai dengan gangguannya, ada pula yang diberi resep untuk obat tetes mata.

Selain dengan alat bantu, penderita refraksi juga bisa melakukan lasik mata. Dengan biaya yang lumayan mahal lasik ini memang bisa mengobati gangguan refraksi namun tidak bisa sembuh secara total menjadi mata yang normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *